Waralaba Jogist Clothing

Mendulang Keuntungan Dengan Jogist Franchise dari Yogyakarta

Pernah dengar tentang Jogist?

Jogist adalah sebuah brand kaos asal Jogjakarta yang dibuat oleh Saptuari Sugiharto.

Brand ini sudah beredar di Yogyakarta sejak tahun 2011.

Awal mula pendirian usaha ini dimulai dari program Wirausaha Muda Mandiri.

Dia menemukan konsep usaha yang dibutuhkan oleh orang-orang di sekitarnya.

Pada awal usahanya dibuka, pelanggannya kebanyakan adalah mahasiswa yang menjadikan kaos sebagai souvenirs.

 

 

Kekhasan Produk Jogist

Produk Jogist memiliki tema yang unik, beberapa produknya mengusung tema daerah.

Beberapa ada juga yang dibuat dengan aksesoris berupa celetukan konyol khas daerah.

Ada juga yang dibuat dengan memuat sejarah kota Jogja sebagai basis produksinya.

Kaos Jogist kerap menampilkan berbagai latar belakang kehidupan jogja, seperti Guyonan Jawa, Canda Pengusaha, Komunitas, Edisi Khusus, landmark Jogjakarta dan masih banyak lagi.

 

 

Profil Pemilik Jogist Clothing

Pemilik Jogist ialah Saptuari Sugiharto yang lahir pada 8 September 1979 di Yogyakarta.

Dia adalah seorang pengusaha yang lahir dan besar di Yogyakarta dan memulai usaha juga di Yogyakarta.

Saptuari juga menjadi pemilik usaha merek Kedai Digital, sebuah usaha percetakan yang sudah berkembang pesat di Yogyakarta sebagai basis usahanya.

Kedai Digital juga sudah berkembang di luar daerah, kurang lebih di 36 kota.

Total jumlah outletnya sampai sekarang kurang lebih ada 60 cabang.

 

 

Sebelum Jogist dan Kedai Digital

Sebelum mendirikan Jogist dan Kedai Digital, pemilik sempat berpindah-pindah jenis pekerjaan.

Dia tidak menetap di manapun untuk mendapatkan pengalaman pekerjaaan.

Atau lebih tepatnya dia tidak puas hanya menjajal satu profesi.

Dimulai dari bekerja sebagai penjaga tas di Koperasi Koperasi Mahasiswa UGM, tempatnya berkuliah.

Dia juga pernah berjualan ayam kampung, menjadi penjual batik, sampai dengan jadi salesman untuk sebuah perusahaan.

Semua pengalaman itu mengajarkannya sesuatu salah satunya untuk tidak menyerah mendapatkan hasil.

Selama enam tahun dia berpindah-pindah profesi, sampai kemudian Saptuari menyadai ia bukan tipe pekerja kantoran.

Dia tidak nyaman bekerja di balik meja, apalagi bekerja untuk orang lain.

Dia pun memutuskan untuk memulai usahanya sendiri dengan diawali mendirikan Kedai Digital.

 

 

Kedai Digital, Pendahulu Jogist

Usaha pertama dari Saptuari yang bernama Kedai Digital ini adalah sebuah brand yang menawarkan pernak pernik bergambar.

Di Kedai Digital, pelanggan bisa memesan tas tangan, mug, atau kaos yang sesuai dengan desain mereka sendiri.

Kedai Digital sukses menarik perhatian masyarakat, terutama pasangan anak muda yang ingin agar pasangannya memiliki barang yang hanya mereka yang punya.

Kepopuleran Kedai Digital pun lekas membuat usaha Saptuari menuai profit yang tinggi hingga mampu membuka cabang di berbagai titik di Yogyakarta.

Melihat prospek yang mulai cerah, ide pengembangan produk pun semakin bervariasi sampai kemudian muncul ide membuat Jogist.

Pendirian Jogist didasari atas inovasi menawarkan produk kaos eksklusif kepada anak muda jogjakarta.

 

 

 

Jogist, Pengembangan Kreatifitas

Pengembangan kreatifitas Saptuari di Jogist pun tak mengecewakan.

Sebuah brand yang punya nama kepanjangan Jogja Istimewa (Jogist) ini lekas dikenal dan disukai anak-anak muda.

Kesuksesannya ini pun membawa Saptuari menjadi pebisnis yang memperluas usahanya dengan cara Waralaba.

 

 

Penawaran Waralaba Jogist Clothing

Bisnis Saptuari yang dikembangkan secara waralaba ini tidak dibuka dengan sistem waralaba murni.

Saptuari tetap melibatkan para mitra untuk mengelola bisnis.

Artinya, pengembangan outlet dipercayakan kepada pemegang merek dan Saptuari melakukan kontrol secara umum.

Mitra yang bergabung dengan Jogist umumnya mampu meraih omzet IDR 70 juta per bulan.

Target pasar usaha Jogist atau pun Kedai Digital sama, yakni kualitas untuk pasar kelas menengah ke atas.

Kaos diproduksi dengan kualitas yang nyaman untuk dipakai, selain mengandung gambar atau kata-kata yang menghibur.

Kaos-kaos yang dibuat oleh Jogist wajib menggunakan bahan katun combed supaya nyaman dikenakan.

 

baca juga

Motion Sport Indonesia: Berjualan Baju Olahraga Beromzet Ratusan Juta

Cara Meningkatkan Penjualan Baju Anak Online

350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

 

Jogist Clothing

Merek yang dikenal luas sebagai Jogist Clothing ini menawarkan dua jenis kemitraan.

Pertama sebagai distributor, kedua adalah investor atau waralaba aktif.

Jenis kedua dikenai biaya investasi sebesar IDR 5 juta-IDR 500 juta, tergantung besaran toko yang ingin dibuka oleh mitra.

Dari nilai investasi tersebtu, mitra mendapatkan modal awal berupa 17 lusin kaos bertema dan materi promosi.

Mitra juga akan mendapatkan stok awal untuk promosi seperti katalog, banner, dan iklan di media.

Biaya tersebut diatas, juga termasuk perlengkapan penunjang, seragam karyawan, dan buku panduan SOP.

Anda tertarik? Silahkan hubungi.

Alamat

  1. GAMBIR NO 6 DERESAN (KEDAI DIGITAL CENTER LT.2) YOGYAKARTA.

Kontak

81804100900

You May Also Like