https://www.franchise-waralaba.com – Sebagai salah satu negara berpenduduk terbesar di dunia, tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar bagi perusahaan-perusahaan E-commerce.

Berbagai macam E-commerce yang hadir di Indonesia baik miik domestik maupun milik asing berlomba-lomba untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut yang membuat Aswin Andrison dan Angky William untuk terjun juga ke dalam bisnis ini.

Stoqo Mempelopori Revolusi Digital  bagi UKM Rumah Makan

Dengan bermodalkan pengetahuan akan masalah yang dihadapi masyarakat, mereka memutuskan untuk mendirikan perusahaan start-up dengan dengan nama Stoqo.

Stoqo sendiri merupakan sebuah perusahaan rintisan yang berfokus pada service penyediaan bahan baku dan bahan penolong bagi UKM seperti warung dan rumah makan. Mereka meyakini bahwa Stoqo dapat menjadi solusi untuk memangkas rantai pasok yang menjadi kendala bagi UKM untuk berkembang

Kisah Merintis Stoqo

Banyak pendiri perusahaan rintisan di Indonesia yang memang memiliki latar belakang yang mentereng, seperti mantan pegawai dari perusahaan terkemuka dunia.

Sama halnya dengan pendiri Stoqo baik Aswin maupun Angky memang memiliki latar belakang sebagai pegawai perusahaan top, masing-masing sebelumnya bekerja di Mckinsey dan Amazon

Mereka mulai tertarik mendirikan Stoqo ketika melihat bahwa banyak UKM di Indonesia yang mengalami masalah rantai pasok

Berbagai kendala macam tidak ada kepastian harga bahan baku hingga minim daya transportasi menjadi premis utama dari Stoqo.

Mereka pun mendirikan Stoqo sebagian besar dengan modal kenekatan belaka

Meski berstatus mantan karyawan dari perusahaan ternama, mereka tidak mendirikan Stoqo dengan modal besar.

Faktanya justru pada awal pertama berdiri tahun 2016, operasional Stoqo justru lebih mirip dengan bisnis rumahan karena sang pemilik masih harus merangkap pekerjaan lain.
Misalnya, Aswin yang harus rela menyambi menjadi kurir produk dalam tahun pertama Stoqo berdiri.
Mereka berdua sendiri juga masih mengandalkan tenaga door to door untuk memperkenalkan aplikasi alih alih menarik konsumen dengan promo.
Setelah berkembang cukup baik Stoqo akhirnya dapat memulai untuk ekspansi terutama di sektor sumber daya manusia.

Namun mereka masih memiliki keterbatasan dalam ekspansi daerah operasional, saat ini mereka baru bisa melayani wilayah Jakarta dan sebagian Detabek (Depok, Tanggerang, Bekasi).

Stoqo sudah berhasil mendapatkan pendanaan seri A perdana mereka pada Desember tahun 2018 lalu.

Mereka pun sudah berhasil melakukan beberapa upgrade pada layanan mereka seperti penambahan lini produk hingga lebih dari 2500 komoditi.

Selain itu Stoqo juga sudah berinvestasi untuk mendirikan Stoqohub, sebuah warehouse yang menjadi tempat penyimpanan barang hingga quality control.

baca juga kategori artikel

Berkembang bersama Para pengusaha UKM Rumah Makan

Dalam perjalanannya Stoqo tidak hanya membangun relasi dengan UKM sebatas sebagai supplier saja.

Dengan mengusung tagline #Mitrabisniskuliner Stoqo berniat untuk meningkatkan hubungan mereka dengan para pelanggan sebagai partner bisnis.

Untuk mengembangkan brand mereka sebagai pemberi solusi bagi UKM, Stoqo juga memiliki banyak strategi untuk meningkatkan kualitas dari UKM itu sendiri.

Beberapa strategi tersebut mulai dari pemberian tips-tips kecil bagi UKM di blog website, pemberian promo untuk pelanggan UKM, hingga kegiatan off-air yang dikemas seperti penyuluhan

Salah satu kegiatan lapangan Stoqo yang cukup evolusioner adalah program bedah rumah makan bagi pelanggan Stoqo yang terpilih.

Program bedah rumah makan ini sendiri tidak dilakukan dengan main-main karena perusahaan sendiri menjanjikan renovasi hingga ke detail terkecil

Untuk memanjakan UKM dengan budget yang tidak menentu, Stoqo juga menghadirkan promo potongan harga berbasis kode promo hingga kontrak berhadiah cashback

Stoqo memang memproyeksikan kegiatan-kegiatan semacam ini selaras dengan tujuan mereka mengembangkan ekosistem digital bagi para UKM.

baca juga

    Target pengembangan SDM Perusahaan

    Sebagai perusahaan Startup yang sedang dalam tahap ekspansi pertumbuhan, Stoqo sedang gencar-gencarnya untuk mencari talenta-talenta baru.

    Salah satu momen yang dimanfaatkan oleh Stoqo untuk memenuhi kebutuhannya tersebut ketika mereka diundang ke ajang COMPFEST yang diadakan fakultas ilmu komputer Universitas Indonesia.

    Dalam acara tersebut mereka berkesempatan untuk mempresentasikan visi dan dampak sosial yang sudah dihasilkan oleh Stoqo.

    Sembari menyisipkan gambaran mengenai bagaimana bisnis bekerja, Stoqo juga memberi pemahaman mengenai nilai-nilai yang menjadi pegangan perusahaan

    Melalui blog internal Stoqo, setiap karyawan juga diberi kesempatan untuk mengemukakan bagaimana STOQO menjalankan nilai-nilai tersebut dalam pekerjaan.

    Seperti Linda selaku customer experience supervisor Stoqo mengungkapkan bahwa nilai-nilai utama Stoqo seperti Growth, Leadership, dan Integrity membantu ia mengembangkan skillnya

    Salah seorang pegawai lainnya yaitu Rizki melalui blog internal juga mengungkapkan bahwa sang CEO juga merupakan orang yang tidak segan memberikan kepercayaan

    Sang CEO, Aswin berpendapat bahwa membangun perusahan rintisan sama halnya memang dengana membangun keluarga.

    baca juga

    Prestasi Stoqo

    Didera oleh persaingan dengan beberapa E-commerce yang lebih mapan di kancah nasional, Stoqo ternyata mampu meraih beberapa penghargaan.

    Pada tahun 2018 kemarin, Stoqo yang diwakili oleh Aswin selaku CEO dari Stoqo turut terpilih bersama dengan 37 entrepreneur lainnya untuk mengikuti program eFounders Fellowship.

    Program ini sendiri diselenggarakan langsung oleh United Nations on Trade and Development yang disokong langsung oleh Alibaba Business School, lini edukasi  dari Alibaba

    Selama 20 hari Aswin beserta dengan entrepreneur lainnya mendapat kesempatan mempelajari ekosistem digital bentukan Alibaba dan Tiongkok secara keseluruhan.

    Tidak hanya itu saja, founder Stoqo lainnya yaitu Angky bahkan mendapat kehormatan untuk masuk ke dalam daftar Forbes 30 under 30 Asia untuk kategori Retail & Ecommerce.

    Dalam pernyataannya yang dimuat dalam website Illinois Electrical and Computer Engineering, Angky mendedikasikan penghargaan yang ia terima untuk para staff di Stoqo.

    You May Also Like