Franchise Restoran Sambel Lombok

Bisa dikatakan, masyarakat Indonesia sangat menyukai selera pedas. Dari Sabang hingga Merauke sangat mudah dijumpai berbagai varian menu yang menonjolkan citarasa membakar lidah.

Salah satu restoran yang membidik para pecinta selera pedas tanah air adalah Restoran Sambel Lombok.

Apapun jenis makanan yang mengusung menu sambel biasanya akan sangat laris manis. Tak terkecuali, Restoran Sambel Lombok.

Restoran yang berlokasi di Tangerang Selatan ini selalu dipadati pengunjung yang ketagihan menikmati rasa pedas sambal tradisional

Sensasi rasa panas di mulut justru menjadi candu bagi para pelanggan sehingga kembali datang berkunjung dan memesan menu favorit.

Menurut sang owner Restoran Sambel Lombok, Aden, peluang bisnis kuliner selera pedas di Indonesia sangat tinggi.

Cita rasa pedas dapat menambah selera dan meningkatkan nafsu makan. Sehingga, tidak jarang pelanggan akan menambah porsi atau mengajak serta teman – teman rombongan untuk menikmati sajian Restoran Sambel Lombok.

Dengan konsep ayam goreng yang dipadu berbagai jenis sambal khas tradisional Pulau Lombok, Restoran Sambel Lombok mencoba menghadirkan nuansa baru bagi para pecinta selera pedas.

Restoran Sambel Lombok, Membidik Pecinta Selera Pedas

Restoran Sambel Lombok juga menawarkan harga yang ekonomis dengan  kualitas citarasa yang menggoyang lidah.

Tidak salah jika Aden lantas membuka gerai pertamanya di Tangerang Selatan. Hal ini dapat terlihat dari perkembangan Restoran Sambel Lombok yang cukup pesat. Hanya dalam waktu 2 tahun saja, sudah berdiri gerai – gerai berikutnya di seluruh Indonesia.

Per porsi menu seperti ayam goreng, tempe mendoan, lele goreng hingga ayam bakar dibanderol antara Rp 10.000 sampai Rp 45.000.

Tak hanya itu, sambal yang digunakan Restoran Sambel Lombok juga merupakan sayuran cabai berkualitas dan terpilih. Cabainya dipetik segar dan sambal tidak mengandung bahan kimia apa pun seperti penyedap rasa (MSG) atau bahan pengawet lainnya.

Sejak 2017, Restoran Sambel Lombok sudah memiliki tak kurang dari 5 gerai yang berada di sekitar Tangerang Selatan. Antara lain Pondok Petir, Karawaci, Pamulang, Pondok Benda dan lain – lain.

Restoran Sambel Lombok berkomitmen untuk memanjakan selera lidah masyarakat secara luas, sekaligus ramah di kantong setiap kalangan.

Bisnis kuliner untuk penyuka makanan pedas memang sangat sengit persaingannya. Tetapi, ia memilih untuk membuka kemitraan melalui franchise sebagai strategi agar usahanya tidak ditiru oleh para pesaing.

Dengan membuka franchise, justru akan banyak mitra – mitra yang melambungkan nama Restoran Sambel Lombok di seluruh Indonesia.

baca juga

Untuk membuka Restoran Sambel Lombok terdapat beberapa paket yang ditawarkan. Yaitu paket booth mini Rp 15 juta, paket Rp 35 juta, dan paket Rp 100 juta untuk restoran. Semuanya akan didukung oleh Restoran Sambel Lombok pusat dan hanya berbeda dari segi konsep yaitu antara mini booth, outlet, hingga restoran dengan kapasitas pengunjung yang berbeda – beda.

Disinggung tentang BEP, Restoran Sambel Lombok menyebutkan bahwa mitra bisa balik modal hanya dalam kurun waktu 2 – 3 bulan saja dengan paket investasi sebesar Rp 15 jutaan. Dengan syarat setiap hari, mitra bisa menjual sekitar 100 porsi.

Sementara, bagi mitra yang mengambil paket Rp 35 juta, maka balik modal estimasinya dalam 6 bulan atau minimal 200 – 300 porsi per hari. Sedangkan, mitra yang mengambil paket 100 juta dapat balik modal setelah 8 – 9 bulan atau sedikitnya terjual sekitar 300 – 400 porsi tiap harinya.

You May Also Like