Dengan dunia media sosial dan Instagram yang makin menggurita, bisnis fotografi semakin terbuka lebar pangsa pasarnya.

Tidak sedikit orang yang sengaja mengunjungi foto studio untuk mengabadikan kenangan – kenangan pribadi agar bisa diingat selamanya.

Entah itu foto pernikahan, foto wisuda, foto bayi, hingga foto bersama teman – teman dan orang terdekat.

Di sinilah, Origamii hadir di tengah masyarakat. Menawarkan fungsi studio foto yang lebih praktis dan sedikit sumber daya manusia.

Karena semua proses pemotretan bisa dilakukan secara otomatis dan memanfaatkan software serta mesin canggih.

Franchise Origamii merupakan salah satu bisnis waralaba di tanah air yang cukup terkenal. Meski gaungnya tidak sekencang bisnis waralaba yang lain,  namun siapa sangka Origamii sudah merambah ke berbagai kota di seluruh tanah air.

Antara lain seperti Tangerang, Bandung, Lampung, Medan, Jakarta, Depok, Palembang, dan kota – kota lainnya. Bahkan, semakin berkembang pesat hingga sekarang.

Origamii, Bisnis Foto Studio yang Kekinian untuk Generasi Milenial

Pada 2015 saja, tercatat Origamii sudah mampu menyentuh angka hingga 36 gerai di sejumlah titik mall yang strategis di seluruh Indonesia.

Layanan foto kreatif yang dihadirkan Origamii memang cukup menarik. Terutama bagi kaum muda yang sedang hangout atau nongkrong di mall.

Mereka senang karena Origamii memberikan banyak fasilitas. Seperti frame atau pigura yang unik, serta pilihan pemotretan yang bisa disetel secara personal dan otomatis.

Layanan yang ditawarkan meliputi: cuci cetak foto konvensional, photo booth, print ID, foto studio, album, karikatur, mosaic printing, grafir 3D laser, kanvas serta cetak zooming, dan aksesoris produk foto lainnya.

Yang paling menarik adalah Origamii memadukan konsep seni dan gaya hidup untuk anak muda yang modern.

Karena lebih mengandalkan sistem dan mesin, mitra franchise nantinya tidak perlu repot merekrut pegawai. Siapapun juga bisa ditraining dalam waktu singkat.

Bagi yang berminat untuk investasi, Origamii menawarkan 3 paket. Yaitu mulai Rp 200 jutaan, Rp 300 jutaan, serta Rp 400 jutaan.

Perbedaan harga ini berdasarkan dimensi ukuran gerai atau outlet. Semakin besar ukuran outlet, maka semakin besar juga nilai modalnya.

Sementara itu, biaya royalti yang dibayarkan sebesar 5% dari omset bulanan. Dan modal bisa kembali setelah 18 – 24 bulan.

Saat ini Origamii terus mengembangkan ide – ide yang mendukung seni UKM dan usaha kreatif. Mereka menjangkau UKM yang ingin membuka booth kreatif di mall atau pusat keramaian.

Dari ke-26 gerai Origamii yang sudah ada saat ini, sebanyak 12 gerai berada di lokasi mall.

Seperti Boemi kedaton Lampung, Cibubur Junction, Cinere Mall, Taman Anggrek, OPI Mall, Taman Anggrek, Palembang Square, Pondok Indah Mall, Supermal Karawaci, dan masih banyak lagi.

Pertama kali digagas pada sekitar Desember 2011, Origamii kemudian diluncurkan pada pertengahan 2012 dan membuka gerai perdana.

Berangkat dari keinginan untuk mengembangkan layanan fotografi yang lebih relevan untuk anak muda, Origamii dengan percaya diri menyediakan layanan studio foto.

baca juga

Peluang layanan jasa di bidang Origamii sangat besar di Indonesia. Karena sebagian besar mall masih belum menyediakan jasa seperti booth foto.

Kemungkinan besar konsumen didominasi oleh anak – anak muda. Mulai dari pelajar hingga mahasiswa.

Harga produk mulai dari Rp 3 ribuan hingga lebih dari 2 juta. Origamii  juga menyediakan produk mencakup kemasan, frame atau pigura dan berbagai produk kreatif lainnya.

error: Content is protected !!