Franchise Moscoblend

Dirintis pertama kali pada 2012, Moscoblend digagas oleh pengusaha asli Surakarta yang bernama Sarendra Dwi Kusuma.

Pada awalnya, peluang ini masih terkesan malu – malu alias sepi peminat. Tetapi, seiring waktu, franchise kuliner yang menyajikan aneka minuman cokelat ini begitu pesat.

Bahkan, selama berjalan operasional 3 tahun, sudah lebih dari 200 cabang mampu didirikan di seluruh Indonesia.

Industri makanan dan minuman di Indonesia memang sangat melesat. Ini disebabkan salah satunya karena faktor gaya hidup masyarakat modern yang senang serba instan dan praktis.

Ketika haus melanda dan kebetulan sedang nongkrong bersama teman – teman di mall, tentunya minuman cokelat segar dan dingin mampu menghapus dahaga.

Moscoblend, Investasi Lezat Bisnis Minuman Cokelat

Minuman cokelat yang rasanya manis dan nikmat juga sangat cocok untuk berbagai kalangan. Mulai dari anak – anak, dewasa hingga orang tua.

Inilah yang membuat bisnis Moscoblend semakin melejit omsetnya. Dari Moscoblend yang gerai perdananya berlokasi di Jalan Nangka, No 2B Gayam, Sukoharjo, bisnis ice blend ini mulai bangkit perlahan.

Dari satu gerai, Moscoblend mulai membuka cabang hingga kini tercatat sudah 10 outlet Moscoblend dengan tak kurang dari 100 franchise di kota – kota besar seluruh Indonesia.

Seperti Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Semarang, Jakarta, Banjarmasin, dan Pekanbaru.

Dengan harga yang terjangkau, Moscoblend menawarkan citarasa minuman cokelat lezat senikmat restoran bintang lima.

Target pasar Moscoblend adalah kalangan anak – anak muda yang sering nongkrong di pusat perbelanjaan, sekolah, kampus atau pecinta kuliner.

Varian produk Moscoblend cukup banyak. Ada sekitar 11 varian rasa yang terus dikembangkan dan berinovasi agar pembeli tidak mudah jenuh.

Misalnya seperti indiana coffee, moccacino addict, japanese sweet, benicia greentea, bubble gum surver, chocolate maniac, dan masih banyak lagi.

Menurut Sarendra, sebagai owner Moscoblend, soal rasa memang harus selalu menjadi prioritas.

Bila tidak ,tentunya para pembeli akan mudah berpaling ke kompetitor. Keunggulan Moscoblend adalah tidak memakai pemanis buatan alias 100% gula asli.

Meski demikian, ia menjamin bahwa citarasa Moscoblend tak ubahnya seperti citarasa minuman cokelat khas cafe atau restoran berbintang. Bedanya, harga Moscoblend jauh lebih miring dan ekonomis.

Bisnis Moscoblend dengan konsep minuman cokelat saat ini sangat menguntungkan.

Terlebih jika mitra menempatkan outlet di lokasi strategis seperti dekat sekolah, kampus atau pusat perbelanjaan.

Paket yang disediakan untuk investasi bisnis Moscoblend adalah Rp 3 juta, Rp 5 juta dan Rp 6 juta.

Perbedaanya adalah pada booth saja. Tetapi, semuanya mendapatkan bahan baku awal untuk sekitar 200 porsi, peralatan lengkap, serta sarana promosi.

Menurut sang pemilik Moscoblend, konsep yang dimiliki Moscoblend sudah tersusun rapi sesuai SOP.

Sehingga, mitra tinggal beroperasi dan menjalankan bisnis saja setelah membeli investasi ini.

Dilihat dari potensi prospeknya, Moscoblend sangat menjanjikan. Harga terjangkau start Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per gelas.

Rata – rata satu outlet Moscoblend bisa menjual hingga 50 gelas per hari.

Sedangkan omset Moscoblend bisa mencapai hingga Rp 5 juta sampai Rp 10 juta per bulan.

Tak heran jika, franchise Moscoblend sudah bisa kembali modal hanya dalam waktu 3 bulan.

baca juga

Saat ini, Moscoblend dan tim terus berkomitmen untuk mengembangkan usaha kuliner minuman cokelat ke seluruh Indonesia.

Targetnya akan ada lebih dari 200 cabang baru. Bila memungkinkan, Moscoblend juga akan mulai merambah kancah internasional.

Strategi pemasaran Moscoblend tergolong efektif dan efisien karena mengandalkan jejaring media sosial seperti Instagram, Facebook dan Twitter.

You May Also Like