Franchise Bing Go

Franchise kuliner yang hadir di Indonesia sangat beragam dan jumlahnya tak terhingga. Tidak hanya berasal dari 36 provinsi, bermacam – macam kuliner dari luar negeri turut meramaikan tradisi wisata kuliner di Indonesia.

Salah satu startup franchise yang memeriahkan bisnis kuliner di tanah air adalah Bing Go. Perusahaan rintisan waralaba yang berasal dari Korea ini menawarkan variasi menu makanan khas Negeri Ginseng yang tentunya menggugah selera.

Restoran Bing Go dibuka pertama kali pada 2015 di Gandaria City. Sejak itu, Bing Go semakin digemari msyarakat yang penasaran dengan cita rasa makanan para artis drama Korea favoritnya.

Kuliner ala Korea dikenal dengan cita rasa yang gurih, kaya rempah dan bumbu serta sedikit pedas. Tetapi, yang paling menyenangkan dari semua itu adalah selalu dibuat dari bahan – bahan yang bergizi dan sehat. Lebih banyak sayur- sayuran dan seafood yang bisa menjaga kesehatan.

Inilah yang kemudian membuat Yungky D Pangestanu berani membuka gerai Bing Go pertama di Indonesia. Ia merupakan lulusan alumni Shogang University Korea. Setelah lulus dan wisuda dari Korea pada 2015, ia lantas membuka franchise restoran ala Korea, Bing Go.

Bing Go, Kuliner khas Korea yang Menggugah Selera

Tak main – main, ia membidik kalangan anak muda yang menyukai budaya K-Pop ala Korea. Bahkan, ia sengaja mendatangkan bumbu – bumbu khas Korea yang tidak ada di Indonesia.

Dalam rentang waktu 2 tahun saja, tercatat tak kurang dari 3 cabang Bing Go sudah berdiri di area Jakarta. Yaitu di Pondok Indah Mall, Neo Soho dan Gandaria City.

Menu yang ditawarkan Bing Go cukup beragam. antara lain Bulgogi Chicken, Rapokki, Twigiim, Kimbab, Ddeopokki, serta aneka dessert dan kopi.

Per porsinya dibanderol mulai dari Rp 45 ribu hingga Rp 63 ribu. Dengan harga yang relatif masuk akal, pelanggan dapat menikmati sajian khas Korea yang menggunakan bumbu – bumbu import asli dari Negeri Ginseng.

Karena berlokasi di dalam mall, target pengunjung memang generasi muda perkotaan dan kalangan middle up.

Para investor yang tertarik membuka restoran Bing Go dapat memilih beberapa paket. Antara lain paket Rp 1,6 Milyar dengan fasilitas seperti perlengkapan dapur, pelatihan karyawan, stok awal bahan baku, desain, branding dan promosi, bahkan hingga sewa tempat. Dari penuturan pihak Bing Go, nantinya mitra akan dikenakan biaya sebesar Rp 300 juta sebagai franchise fee.

Bila dibandingkan restoran ala Korea lainnya, Bing Go Resto memiliki ciri khas atau identitas tersendiri. Selain bahan baku berkualitas dan diimpor langsung dari Seoul, Bing Go juga mengklaim menu yang cukup lengkap serta penyajian yang serba cepat.

baca juga

Yang paling utama, terdapat sejumlah menu khas Korea yang di restoran lain tidak bisa dijumpai. 2 menu unggulan tersebut adalah Jjangmyeon dan Gangjeong. Menu itu adalah sejenis ramen atau mie yang rasanya pedas dan ada juga yang berwarna hitam karena memakai tinta cumi  – cumi. Sedangkan, untuk minuman terdapat Hallabong yang cuma bisa dipesan di Bing Go Resto.

Agar bisa segera BEP atau balik modal, Bing Go hanya direkomendasikan untuk dibuka gerainya di dalam mall. Ini karena bisnis franchise kuliner yang cozy dan premium umumnya menyasar kalangan menengah ke atas.

Selain itu, jika memilih lokasi di mall, akan lebih mudah membuka gerai karena tidak perlu lama – lama survey lokasi atau melakukan riset pasar.

You May Also Like