Benarkah BO Gerobak Bukan Tergolong Waralaba?

Waralaba merupakan bisnis yang dijalankan dengan beragam persyaratan yang diberlakukan pemilik waralaba berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat oleh pihak yang akan menjalankan waralaba dan pemilik waralaba itu sendiri.

Tentunya ini akan meminimalisir dampak negatif terhadap perkembangan bisnis hingga terdampaknya mendadak waralaba.

Mendadak Waralaba

Sesuai dengan namanya, bisnis yang disebut dengan mendadak waralaba, secara umum tidak terdaftar dalam lembaga pemerintahan.

Dengan kata lain, pemilik waralaba merasa tidak memiliki bisnis waralaba tersebut sehingga harus menyerahkan berkas FDD atau Franchise Disclosure Document kepada lembaga terkait.

Terdapat empat kriteria yang disebut sebagai mendadak waralaba, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Memakai Hak Kekayaan Intelektual suatu bisnis berupa merek dagang.
  2. Memiliki standar operasional yang berfungsi sebagai pengendali dan pengawas kinerja bisnis.
  3. Kegiatan marketing yang terkoordinir, terstruktur, dan terpusat pada merek.
  4. Telah menunaikan Franchise Fee yang telah disepakati oleh kedua belah pihak sebelum bisnis beroperasi.

Ketika suatu kerjasama bisnis sudah memegang tida hingga empat poin dari kriteria di atas, maka pihak pemilik waralaba harus endaftarkan FDD kepada pemerintah terkait.

Lalu, apakah BO gerobak dapat dikatakan sebagai bisnis waralaba? Berikut adalah ulasannya.

BO Gerobak

Pada umumnya, BO gerobak hanya membayar paket bisnis yang dilengkapi dengan gerobak dan merek usaha. Seluruh paket bisnis tersebut dibebankan pembiayaan di awal.

Apakah hal tersebut terbilang efektif dalam menjalankan sebuah bisnis waralaba? Nyatanya, BO gerobak hanya memenuhi sebagian dari empat kriteria waralaba.

Sebagian persyaratan lainnya cenderung tidak mendapatkan perhatian khusus dan program marketing tidak terkoordinir dengan baik oleh pemilik waralaba jenis BO gerobak.

Apa dampak hal tersebut bagi keberlangsungan BO gerobak?

Tentunya ini memiliki dampak yang cukup buruk bagi keberlangsungan BO gerobak yang dimulai dari menurunnya kepercayaan konsumen terhadap merek produk.

Hal tersebut dilatarbelakangi oleh penurunan kualitas dikarenakan minimnya pengawasan.

Seperti Apa Bisnis Waralaba Itu Sebenarnya?

Berdasarkan uraian di atas, BO gerobak tidak dapat dikatakan sebagai bisnis waralaba meskipun terdapat beberapa kemungkinan yang dapat menyetujui hal tersebut.

Garis besarnya adalah sebuah bisnis dapat dikatakan sebagai bisnis waralaba apabila telah menggunakan merek sebuah bisnis.

Pengendalian dalam Bisnis Waralaba

Dalam menjalankan bisnis waralaba, pengendalian merupakan perioritas utama yang perlu dilakukan.

Tidak peduli apakah itu bisnis restoran atau rumah makan sekalipun, tidak akan dibenarkan adanya “lepas tangan” setelah penandatanganan kerjasama dilakukan.

Kurangnya pengendalian atau peniadaan pengendalian akan berdampak pada resiko terciptanya citra buruk terhadap merek dagang atau produk waralaba tersebut.

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Secara sadar, bisnis waralaba jarang menerapkan sistem pemasaran yang terkoordinir dan terpusat.

Memang tidak semua pebisnis yang seperti ini, namun sangat disayangkan jika ada pebisnis yang melewatkannya.

Sistem marketing atau pemasaran yang terkoordinir dan terpusat memang sangat sulit untuk dikondisikan, namun dampaknya adalah kepada kemajuan bisnis waralaba iitu sendiri.

baca juga

Pembayaran Awal BO Gerobak

Apakah BO gerobak juga dikenakan pembayaran awal? Tentu saja iya.

Biaya tersebut merupakan biaya yang diakumulasi dalam bentuk proses pembelajaran dan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual.

Pada umumnya, mereka yang memilih untuk menjalankan bisnis waralaba akan dikenakan biaya awal atau franchise fee sebesar tujuh jutaan.

Meskipun dalam ulasan ini diterangkan bahwa BO gerobak bukan termasuk waralaba karena hanya memenuhi dua poin saja, tetaplah BO gerobak terikat oleh komitmen.

baca juga

Editor’s Choices

1000 Ide Bisnis UKM Modal Kecil

Daftar 600 Bisnis Franchise

800 Jenis usaha yang menjanjikan Dengan Modal Kecil

Panduan Bisnis Franchise

500 Master Franchise

Beberapa kegiatan lainnya yang tidak luput dilakukan adalah memeriksa dan mengawasi sistem bisnis, komitmen terhadap strategi pemasaran terpusat,  dan mengadakan pengendalian kualitas produk bisnis.

You May Also Like