franchise-waralaba.com Apakah seluruh jenis dan kategori bisnis dapat diwaralabakan?

Jawaban yang paling mutakhir untuk pertanyaan tersebut adalah “bisa, namun diberlakukan dengan syarat-syarat tertentu.

Meskipun terbilang klise, itu termasuk jawaban yang tergolong menyenangkan hati si penanya yang ditanyakan kepada konsultan waralaba.

Sebenarnya adalah tidak seluruh bisnis dapat diwaralabakan karena bisnis tersebut harus dinyatakan lulus dalam beberapa persyaratan.

Beberapa persyaratan bisnis yang dapat diwaralabakan adalah sebagai berikut.

  • Memiliki pencapaian laba yang cukup tinggi (Profit).
  • Memiliki kesempatan duplikasi yang mudah untuk dilakukan (Duplikasi).
  • Tidak sulit untuk mengendalikan kualitasnya (Monitoring).
  • Orientasi terhadap jangka panjang.

Profit

Seberapa tinggi standar nilai profit yang bisa membuat bisnis dapat diwaralabakan?

Tidak peduli seberapa tinggi nilai profitnya karena bagian terpenting dari hal ini adalah bagaimana bisnis Anda mampu mengungguli para pesaing bisnis.

Ini juga membuktikan seberapa tangguhnya bisnis Anda dalam persaingan yang begitu ketatnya.

Dalam hal ini, mereka yang menjalani bisnis waralaba (franchisee) diharapkan mampu meraup laba yang sebanyak-banyaknya.

Alasannya adalah terwaralaba akan banyak memakan modal usaha sebagai biaya operasional, membayar royalty, dan seluruh hal yang terkait dengan tanggung jawab terwaralaba kepada pewaralaba.

Tanggung jawab berupa penggunaan Hak Kekayaan Intelektual oleh pihak terwaralaba juga akan berimbas kepada jangka waktu pengembalian modal.

Target pengembalian modal pun dapat bergeser apabila pemasukan bisnis atau laba tidak mencapai batas minimal penjualanan pada bisnis tersebut.

Jika kasus demikian di temukan di lapangan, hal yang harus dilakukan adalah membenahi sistem bisnis.

Lagi, peran terwaralaba sangat dibutuhkan untuk mengarahkan bisnis agar berjalan dengan lebih baik.

EBITDA dan Profit

            Agar pencapaian laba bisa menyentuh nilai maksimal, perlu diterapkannya EBITDA sebagai parameter.

            Disarankan untuk memperhitungkan waralaba asing karena nantinya akan ada banyak kemungkinan yang berada di luar ekspektasi Anda.

Duplikasi

Duplikasi dianggap hal yang paling krusial agar bisnis dapat diwaralabakan.

Sedikit terdengar tidak mungkin karena ini membutuhkan ketangguhan untuk benar-benar menduplikasi bisnis, serupa dengan aslinya.

Kerumitan yang terjadi adalah keterbatasan tenaga yang mumpuni.

Jika di perusahaan utama seluruh sumber daya manusia sangat memenuhi kinerja perusahaan, namun terwaralaba pasti tertatih-tatih untuk mengumpulkan energy bisnis di awal.

Dibutuhkan tenaga yang handal untuk terjun langsung dalam membimbing sumber daya manusia yang baru saja direkrut.

Lebih lagi, kesulitan mendapatkan bahan baku sewaktu-waktu pasti akan terjadi. Untuk mengatasi hal ini, dibutuhkan adanya tenaga yang mampu mengatur ketersediaan bahan baku dengan baik.

Monitoring

            Monitoring atau pengendalian dimaksudnkan untuk menentukan standar kualitas bisnis yang sedang beroperasi.

Pada umumnya, monitoring dilakukan untuk memeriksa jasa atau pelayanan, standarisasi prosedur, kebenaran laporan keuangan, dan seluruh aspek terkait.

Inilah yang menjadi alasan kenapa audit harus dilakukan meskipun pada waralaba yang memiliki royalty terbatas.

baca juga

    Orientasi Jangka Panjang

    Kategori terakhir yang bisa menjamin waralaba agar menjadi bisnis yang dapat diwaralabakan adalah bagaimana bisnis tersebut bertahan.

    Pada umumnya, kerjasama waralaba berlangsung selama lima tahun, namun bagi master waralaba diberlakukan selama minimal 10 tahun.

    Orientasi jangka panjang bisnis waralaba juga melambangkan kualitas waralaba itu sendiri.

    baca juga

    Editor’s Choices

    1000 Ide Bisnis UKM Modal Kecil

    Daftar 600 Bisnis Franchise

    800 Jenis usaha yang menjanjikan Dengan Modal Kecil

    Panduan Bisnis Franchise

    500 Master Franchise

    Nah, itulah empat persyaratan yang harus dimiliki oleh sebuah bisnis agar dapat diwaralabakan. Khusus di Indonesia, terdapat beberapa syarat spesifik lainnya seperti kalkulasi produk impor dan nilai belanja modal. Ini tidak diberlakukan kepada single-brand seperti Body Shop,IKEA, dan lainnya.

    error: Content is protected !!